Semangat Sukses

Tuesday, July 3, 2012

MITOS SEPUTAR KESUKSESAN

SUKSES ITU BUKAN SOAL KAYA RAYA


Manusia normal di dunia ini pastilah ingin hidupnya sukses. Namun secara faktual ada berapa orang yang sungguh-sungguh sukses dalam hidupnya? Sementara itu, ada sebagian manusia di dunia ini menganggap diri mereka sudah mencapai kesuksesan itu, akan tetapi apakah kesuksesan yang telah mereka capai adalah kesuksesan yang sejati? atau malah hanya kesuksesan semu belaka? bagaimana kita bisa menilai dan mengukur sebuah kesuksesan yang sejati? Pertanyaan-pertanyaan di atas mendorong kita untuk menemukan definisi yang sebenarnya tentang arti sukses yang sejati, dan kriteria yang sebenarnya dalam mengukur kesuksesan yang sejati.Kesulitan menemukan makna sukses yang sejati juga disebabkan banyaknya mitos tentang definisi sukses. mitos-mitos ini kemudian menimbulkan salah kaprah dan kekeliruan dalam menilai kesuksesan seseorang. berikut beberapa mitos seputar sukses yang dapat diamati di masyarakat beserta penjelasannya. Sukses itu Bukan Soal Kaya Raya Siapa yang tidak ingin menjadi seorang yang kaya raya? bukanlah seorang yang banyak harta benda dan banyak uang adalah orang yang sukses, jika anda menganggap sukses bila anda berhasil menjadi orang yang kaya raya dalam harta dan uang, maka anda terjebak dalam mitos (dusta) yang akan membahayakan hidup anda.Memang uang itu penting, namun bukanlah hal yang terpenting dalam dunia ini. Coba perhatikan fakta di bawah ini, jika anda menganggap uang adalah hal yang paling penting di dunia ini:
  • Uang dapat membeli makanan yang mahal dan enak, tetapi tidak dapat membeli selera makan.
  • Uang bisa membeli ranjang yang berlapis emas, tetapi tidak bisa membeli tidur yang nyenyak.
  • Uang bisa membeli "Body Guards" yang gagah dan kuat tetapi tidak bisa membeli perasaan aman dan damai di hati.
  • Uang bisa membeli dokter spesialis, tetapi tidak bisa membeli kesehatan tubuh yang prima.
  • Uang bisa membeli obat yang mahal dan merk terkenal, tetapi tidak dapat membeli kesembuhan yang utuh dari sakit karena penyakit.
  • Uang bisa membeli buku yang berharga, tetapi tidak bisa membeli hikmah bijaksana.
  • Uang bisa membeli rumah dan istana yang megah, tetapi uang tidak bisa membeli rumah tangga yang bahagia.
  • Uang bisa membeli sejumlah besar orang di sekeliling kita, namun tidak bisa membeli sahabat sejati.
  • Uang bisa membeli hakim yang gigih membela kita, tetapi tidak bsa membeli kebenaran yang memerdekakan kita.
  • Uang bisa membeli kedudukan/kuasa sementara, tetapi tidak tidak bisa membeli status/kehormatan yang berharga dihadapan manusia lebih-lebih di hadapan Alloh.
  • Uang bisa membeli sex, tetapi tidak bisa membeli cinta yang sejati.
  • Uang bisa membeli hiburan dan kenikmatan dunia, tetapi tidak bisa membeli sukacita dan kebahagiaan hakiki.
Ternyata ada begitu banyak hal yang memberikan kebahagiaan hakiki yang diidam-idamkan manusia, tetapi tidak bisa dibeli dengan uang. Nabi Sulaiman yang merupakan raja diraja dari semua makhluk ciptaan Alloh (Manusia, Jin, Hewan dan tumbuhan) yang terkenal luar biasa kaya raya menuliskan: "Siapa yang mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa yang mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Kekayaan bukanlah sukses yang sejati, karena akar dari kejahatan  adalah cinta uang. Sebab memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai macam duka. 
Sukses yang yang sesungguhnya adalah kebahagiaan hati sanubari kita dalam mensyukuri semua karunia Alloh yang di anugerahkankepada kita, dan terus berjuang meraih anugerah Alloh agar kita dapat mensyukurinya.